Definisi
Iklan Online atau Online Advertising
Iklan adalah kata yang sering kita
dengar atau bahkan kita ucapkan. Karena sudah hampir sebagian besar aspek
mengandung iklan atau promosi. Apakah kita bisa menyebutkan tempat dibumi ini
dimana kita tidak bisa melihat atau mendengar kata atau gambar iklan?, Untuk
menjawab pertanyaan ini tentu kita perlu berfikir dan membayangkan dalam
beberapa saat. Kalau pertanyaan dibalik, Dimana kita bisa menemukan iklan?,
Tentu kita akan bisa menjawab lebih cepat dibandingkan menjawab pertanyaan
sebelumnya.
Dari uraian diatas, Terbukti bahwa
iklan merupakan sesuatu yang sangat penting dan sudah banyak dijalankan. Hal
ini terlihat dari banyaknya tempat dimana kita bisa menemukan iklan atau
promosi. Karena iklan merupakan alat publikasi yang ditujukan kepada khalayak
umum agar produk, Usaha dan lainnya bisa dikenal orang banyak.
Seiring perkembangan tehnologi, Pola
hidup Masyarakat juga mengalami perubahan, Apalagi setelah adanya internet.
Kalau sebelumnya orang mencari berita hanya lewat majalah, Koran, Radio atau
televisi, Dewasa ini tidak sedikit orang mencari berita atau info melalui
jaringan internet.
Karena semakin banyaknya orang yang
menggunakan jaringan internet, Ini berpengaruh besar terhadap pola dan strategi
periklanan atau promosi. Sering kita menemukan iklan pada web atau dalam bentuk
lain saat pengguna jaringan internet mencari informasi yang dibutuhkan. Dan
inilah yang disebut Iklan online atau Online Advertising.
Apa itu iklan online atau Online
advertising?
Iklan online atau Online Advertising
adalah: Info atau pesan yang disampaikan kepada khalayak umum dengan tujuan
untuk mengenalkan, Mengajak, Membujuk agar khalayak umum atau Masyarakat ikut
pada suatu ajakan tertentu yang terpasang dan bisa terlihat pada jaringan
internet. Info atau pesan bisa berupa produk, Perusahaan atau gagasan.
Secara garis besar, Pengertian iklan
online atau online advertising dengan iklan konvensional yang kita kenal selama
ini hampir sama. Yang jadi pertanyaan, Apa beda Iklan online dengan iklan non
online (iklan secara umum) Yang selama ini kita kenal?, Yang jelas karena
adanya jaringan internet untuk iklan online. Untuk menyegarkan pemahaman kita
terhadap definisi iklan, Saudara bisa baca artikel definisi iklan dan cara
beriklan yang baik dan benar dibawah ini;
Atau artikel tentang definisi
promosi dibawah ini;
Demikian tadi artikel tentang
pengertian atau definisi iklan online atau online advertising yang bisa saya
sampaikan. Semoga bermanfaat. Baca juga artikel tentang pengertian iklan
televisi dan sebab kenapa muncul iklan TV dibawah ini;
Jenis – Jenis Iklan Online
1. Direct Advertising
Dimana pemasang iklan dan pemilik media berhubungan langsung dan menandatangani kontrak untuk menampilkan iklan atau inisiatif promosi lainnya.
Kelebihan : Cepatnya proses promosi karena banyak perusahaan menggunakan bentuk iklan ini sebagai sarana untuk menghilangkan kebutuhan menjual produk melalui pihak ketiga.
Kekurangannya : Kurang luasnya pemasaran karena tanpa ada lagi pihak ketiga yang membantu pemasaran. Memerlukan banyak waktu dalam pertemuan antara pemasang iklan dan pemilik media.
2. Self-service Advertising

Pendekatan iklan baru dimana materi iklan, penempatan iklan, tampilan serta teks dikerjakan sendiri oleh pemasang iklan melalui metode proses yang dilakukan sendiri di online. Contoh : Blogads dan Google AdWords.
Kelebihan : Pemasang iklan dapat menjelaskan produk melalui blogs yang dimiliki, dengan disertai gambar produk atau jasa yang dipromosikan.
Kekurangannya : Tidak bisa menentukan atau memprediksi pasar, karena dilakukan secara mandiri oleh perusahaan di dalam sebuah blog dan sebagainya.
3. Ad Networks

Sebuah jaringan (network) iklan yang menghubungkan dan memediasi antara pemasang iklan dengan pemilik situs web. Jaringan iklan seperti ini biasanya menargetkan kampanye-kampanye yang tidak mempunyai target audience khusus, tetapi mengincar sebesar mungkin orang yang melihat iklan dengan biaya sekecil mungkin. Contoh : ValueClickMedia dan Tribal Fusion.
Kelebihan : Biaya pemasangan iklan cukup murah tidak terlalu mahal.
Kekurangannya : Jumlah calon konsumen tidak terlalu banyak jika iklan yang dipasang di web tidak terlalu banyak dikunjungi pengguna internet.
4. Contextual Advertising

Iklan yang ditargetkan pada content. Iklan tidak ditampilkan secara random, tetapi telah dipilih oleh sistem secara otomatis sesuai dengan content yang relevan dengan iklan tersebut. Contoh : Google AdSense dan Yahoo Publisher Network.
Kelebihan : Posisi iklan dipilih oleh sistem tepat sesuai produk yang dipromosikan, maka akan kemungkinan untuk dilihat banyak pengguna internet atau calon konsumen.
Kekurangannya : Iklan yang ditargetkan pada content. Iklan tidak ditampilkan secara random. Posisi iklan dipilih oleh sistem, maka pasar konsumen tidak dapat ditentukan oleh pemasang iklan.
5. Twitter Advertising

Iklan yang berfungsi sebagai tweet dari pemasang iklan, yaitu iklan berbasis keyword yang pendek, yang didistribusikan kepada user yang membaca content yang sesuai dengan keyword yang dipilih. Contoh : Magpie dan Twittad.
Kelebihan : Twitter merupakan salah satu situs jejaring sosial terbesar di dunia, iklan yang dipasang di twitter akan banyak dikunjungi oleh calon konsumen.
Kekurangannya : Pengguna twitter mengabaikan iklan karena lebih fokus pada konten dari twitter itu sendiri. Dan memerlukan waktu dalam memilih konten yang dicari.